by

Harry Van Sidabukke Keruk Dana Bansos Senilai Rp428 Miliar

-Hukum-330 views

Dalam lanjutan sidang perkara kasus Korupsi Proyek Bantuan Sosial Sembako 2020 di Pengadilan TIPIKOR Jakarta, yang melibatkan Mantan Menteri Sosial Juliari Pieter Batubara.

Dalam persidangan terungkap, Perusahaan yang dipakai Harry bukanlah miliknya. Hakim Ketua menegur Harry dan menyatakan bahwa Harry adalah “BROKER”, hal ini dikarenakan peran Harry yang tidak jelas dalam Proyek Bansos Sembako tahun 2020.

Advokat Tanggung Setiawan, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (17/6/2021) mengatakan, Perusahaan yang digunakan Harry dan Rekannya tidak memiliki kualifikasi sebagai supplier karena hanya membeli dari distributor dan menentukan harga ke Perusahaan Penyedia dengan harga yang jauh lebih tinggi. Harry juga disebut sering berkumpul di Kantor Hamonangan Sude dengan Rekan-rekannya untuk merencanakan mengeruk keuntungan yang berlipat ganda.

Dalam kesaksiannya terdapat juga fakta yang aneh, karena Harry mendapatkan pekerjaan paket sembako dari tahap 1 sampai dengan tahap 12 namun Harry mengaku tidak pernah memberi setoran Fee 10.000 ribu rupiah kepada Mantan Menteri Juliari Batubara, berbanding terbalik dengan keterangan Terdakwa Matheus Joko Santoso dan Terdakwa Adi

Wahyono yang menyebutkan Harry menyetorkan uang ke Mantan Menteri Juliari Batubara melalui Staf Teknis Menteri Kukuh Ari Wibowo.

News Feed